Monday, June 27, 2011

Aku Rindu

Suara panggilan mesra dari sang Kuasa berkumandang lagi senja itu.

Aku masih menunggu Indra. Pulang dan membersihkan diri segera. Mengambilku dan mengibaskan. Menggelar. Ada harum mulutnya menguar. Berbisik lembut. Sujud doa syukur menjawab panggilanNya. Elok bercahaya di atasku.

Senja telah hilang. Indra belum juga pulang. “Mungkin nanti malam, dia akan datang.” Angin malam berhembus membelai dari celah jendela kamar ini.

Hari berganti. Panggilan subuh berkumandang lagi. “Ah, Indra belum kembali. Seminggu tanpa kucium lembut harumnya. Aku rindu.”

Siang menyeruak. Dua orang memasuki kamar ini. Ryan, adik Indra, dan ibunya.
“Lihat Ibu, ini sajadah Indra. Kamar Indra akan kubersihkan saja. Sajadah ini untukku saja. Indra takkan pernah memerlukan lagi.”

untuk jejakubikel

No comments:

Post a Comment