by Te@embunbeningpagi
Berempat kami tumbuh bersama. Terpisahkan jarak dan jeda. Waktu dan kisah berbeda.
Orangtua kami? Tak pernah kami mengenalnya. Sejak kecil kami berempat bersaudara. Ketika kami mulai tumbuh dan kuat. Segera kami dipindahkan.
Aku di daerah pertigaan Kronggahan. Dua saudara kami di daerah pertigaan Cebongan Utara dan Cebongan Selatan. Terakhir bertempat di perempatan Seyegan.
Jaman terus berubah dengan sejuta kisah tentang kehidupan. Kelahiran hingga kematian. Panas, hujan, angin ribut, gempa bumi, hujan abu. Perang dan kemerdekaan. Panen dan kegagalan.
Kamilah saksi mereka dan kehidupan yang terus bertumbuh dan menua.
Hanya kepada angin berhembus kami saling sampaikan kabar. Suka dan duka. Menitipkan sebuah pelukan kerinduan. Hingga kelak berakhir tugas kami di tanah ini.
untuk jejakubikel
No comments:
Post a Comment