Monday, October 18, 2010

karena Pelangi takut Senja itu

menjawab tanyamu

Aku juga takut akan senja itu. Begitu gelap, mencabik dan memutilasi semua keberanian kita.

Aku juga takut akan senja itu. Setelah merona di atas tubuh kita, dan semangat serapah itu.

Aku juga takut akan senja itu. Jika saat tiba, dengan semua torehan luka, dan semua pesan mesraNya.

Aku juga takut akan senja itu. Meski belum kau katakan padaku.

Pelangi, tak dapatkah kita menikmati senja itu, berdua saja.

Indahnya Cinta Itu....


Gambar ini bukan rekayasa, tapi ini cerita nyata. Ibu sepuh itu adalah Bude saya, perempuan muda disamping Bude adalah Kakak Sepupu saya, yang terbaring di tempat tidur adalah Pakde saya. Saat itu Pakde sedang kritis, menderita sakit kanker darah. Penyakit yang tidak mungkin sembuh bagi orang tua seusia Pakde.


Pakde sakit baru 5-6 bulan, berkantong-kantong darah telah ditransfusi ke tubuh Pakde. Kasihan Pakde, tubuh kuat yang kecil, sudah tak sanggup dengan sakitnya, hingga saat gambar ini diambil Pakde kritis. Terharu melihat Bude yang dengan cintanya, mengelus, membisiki doa, berlinang air mata.


Sungguh cinta itu nyata, walau selama mereka bersama, Bude tak dapat merawat total karena usia yang sepuh juga, tapi mereka masih selalu bersama dalam suka duka, sehat dan sakit, saling menemani, saling setia hingga maut memisahkan mereka.


Cinta yang indah sampai maut memisahkan mereka, hingga pk. 13.30 Pakde pun tiada. Suara tangis, tertahan, terharu meneteskan air mata, dalam isak tangis Bude berkata, “kowe wis janji arep ngejak aku sembahyang jam 12 bengi” Siapa pun yang mendengar pasti tak kan tahan dengan air mata yang akan jatuh.


Selamat jalan Pakde, cintamu dalam doa kepada keluarga selalu abadi.
Rabu Abu, 06-02-08, 13.30

ke ujung senja

bersamamu ke ujung senja
meninggalkan matahari keemasan
berbalut rembulan dan bintang keperakan

bersamamu ke ujung senja
bertaut tangan berpeluh hasrat
melalui kelokan tak arah keraguan

bersamamu ke ujung senja
diatas tiap larik warna pelangi
untuk satu warna keindahan cinta
(mengambilnya) menghiasi yang kita miliki

bersamamu ke ujung senja
sampai keemasan mentari kembali
untuk sebentuk janji

(menjelang 11 th (nov 09))

Sunday, October 17, 2010

diSIHIR dan diManterai, menjadi NYATA di dunia IMAJINASI

diSIHIR dan diManterai, menjadi NYATA di dunia IMAJINASI

Disihir menjadi takjub
Dimanterai menjadi gagu

Menjadi nyata karena aku berada di dunia imajinasi tempat  fiksiminiers berkumpul. Karya-karya dalam 140 karakter yang kukagumi, aku bertemu dengan si penulis. Buatku Luar Biasa dan bersyukur bertemu mereka.

Dari titik paling bawah menjalani sebagai perempuan, berjuang bangkit (eh koo curhat), aku mengenal twitter, kulalui  dengan semburat saja, dan saat mengenal fiksimini, TL ku mulai berwarna, setiap hari.

Dan mengenal fiksiminijogja.. "WOW" Jogja BANGET.

Semoga sukses untuk komunitas ini, makin kompak, makin kreatif, makin berguna bagi nusa dan bangsa. Terima kasih boleh menjadi bagian dari kalian

di BOHONGI P E L A N G I

mengapa pelangi?

itu kebohongan
saat aku makin terpesona di binar warnamu

sakit pelangi
kala warnamu menghujam perihku
dan mewarnai merah


Rabu,050510

P E L A N G I

pagi ini ada pelangimu
menyapamu dengan genit
dengan tiap kerling warnanya
untuk mencabik rinduku ini

dan aku cemburu pada pelangimu itu


senin,3 Mei 2010
segelasesteh

My Honey

Kutawarkan untukmu
Kuberikan dan takkan kuminta bayar darimu

Kusajikan untuk kau miliki
tak perlu pisau itu untuk mengambilnya
sakit perih yang tak perlu kautinggalkan

Luka itu akan sembuh dengan madumu
Tapi kau tak pernah memilikinya
yang kau berikan itu untuk menyakiti aku
memberi luka lama yang mengiris lagi

terlanjur kaupilihkan Racun itu untukku

Rabu, 28 Oktober 2009
segelasesteh

Bisakah aku invisible aja...

menjauh darimu

setelah sesaat kita bertemu
bila akhirnya dipisahkan

mengapa sesaat berjumpa
hanya untuk dijauhkan

meski kutak harapmu lagi
ingin bila tak dijauhkan dan dipisahkan

jika kutarik diri menjauh darimu
tapi aku adalah nafasmu

sesaat yang lalu

bisakah aku invisible aja (lagi)
 
Minggu, 14 Desember 2008
myBlog: segelasesteh.blogspot.com

Wednesday, October 13, 2010

Boneka

Berpeluh di kegaduhan hati dan napsu. Makin berpeluh karena birahi tak tersambut.

Sudah.
Dalam peluhmu tak ada kecupan sayang, hanya menuliskan cinta. 
Karena pejuh yang usai.

Lagi ya?
Tidak.
Pukul 24.00
Cinderella menjadi miss Piggy
Kamu menjadi Kermit berhidung Pinokio.


Oktober 2010
untuk fiksimini

Sang Juru Kunci

ChatBox yang sehari-hari semarak, berisi derai tawa kita.
juga peluh kita seperti ingin menyatukan kita yang bercinta.

Tapi ChatBox kini menjadi pemakaman semua tawa kita. Tak bergema.
bahkan ranjang bercinta kita terkubur.

Aku sang juru kuncinya.

Okt2010
untuk fiksimini

Sunday, October 10, 2010

Sehari itu


Sehari saja pernah kuminta darimu, setelah hari-harimu kuminta untuk teman-temanmu, tapi kali ini aku memohon sehari saja untukku.


Berdua saja sehari saja. Entah tertawa, entah menangis, entah berpelukan, bahkan mungkin berpagut. Seperti hari-hari kita bersama selama ini.


Kita lakukan tanpa cinta lagi. Tanpa sakit lagi. Hanya bahagia sehari saja, dan itu bersamamu saja


Hadiah pertemuan terakhir yang tak pernah ada, dan kau tak mungkin kembali.


Sehari saja menjadi perempuanmu. Selanjutnya, kembalikan aku pada suamiku.


Oktober 2010
inspired by georgeuspipi fiksimini 4 sept