Sehari saja pernah kuminta darimu, setelah hari-harimu kuminta untuk teman-temanmu, tapi kali ini aku memohon sehari saja untukku.
Berdua saja sehari saja. Entah tertawa, entah menangis, entah berpelukan, bahkan mungkin berpagut. Seperti hari-hari kita bersama selama ini.
Kita lakukan tanpa cinta lagi. Tanpa sakit lagi. Hanya bahagia sehari saja, dan itu bersamamu saja
Hadiah pertemuan terakhir yang tak pernah ada, dan kau tak mungkin kembali.
Sehari saja menjadi perempuanmu. Selanjutnya, kembalikan aku pada suamiku.
Oktober 2010
inspired by georgeuspipi fiksimini 4 sept
No comments:
Post a Comment