Monday, October 18, 2010

Indahnya Cinta Itu....


Gambar ini bukan rekayasa, tapi ini cerita nyata. Ibu sepuh itu adalah Bude saya, perempuan muda disamping Bude adalah Kakak Sepupu saya, yang terbaring di tempat tidur adalah Pakde saya. Saat itu Pakde sedang kritis, menderita sakit kanker darah. Penyakit yang tidak mungkin sembuh bagi orang tua seusia Pakde.


Pakde sakit baru 5-6 bulan, berkantong-kantong darah telah ditransfusi ke tubuh Pakde. Kasihan Pakde, tubuh kuat yang kecil, sudah tak sanggup dengan sakitnya, hingga saat gambar ini diambil Pakde kritis. Terharu melihat Bude yang dengan cintanya, mengelus, membisiki doa, berlinang air mata.


Sungguh cinta itu nyata, walau selama mereka bersama, Bude tak dapat merawat total karena usia yang sepuh juga, tapi mereka masih selalu bersama dalam suka duka, sehat dan sakit, saling menemani, saling setia hingga maut memisahkan mereka.


Cinta yang indah sampai maut memisahkan mereka, hingga pk. 13.30 Pakde pun tiada. Suara tangis, tertahan, terharu meneteskan air mata, dalam isak tangis Bude berkata, “kowe wis janji arep ngejak aku sembahyang jam 12 bengi” Siapa pun yang mendengar pasti tak kan tahan dengan air mata yang akan jatuh.


Selamat jalan Pakde, cintamu dalam doa kepada keluarga selalu abadi.
Rabu Abu, 06-02-08, 13.30

2 comments:

Yunisa said...

saran nih, biar readers' friendly, nulisnya pake paragraf. kalo males, tinggal ka sih baris kosong untuk ganti paragraf.

embun bening said...

makasii nanti ku edit na, ini dari blog lama ^^

Post a Comment